Perintah- perintah dalam PASCAL
PERINTAH-PERINTAH DALAM
PASCAL
Berikut adalah perintah-perintah Unit System Golongan
Arithmatic:
Int :
Perintah untuk mengabaikan angka dibalik koma. Penggunaannya
: Int(45,78)=45
Frac:
Mengambil desimal suatu bilangan. Frac(45,78)=0,78 .
(Frac=Fraction)
Sqr:
Mencari pangkat 2 dari suatu bilangan. Sqr(3)=9.
(Sqr=Square)
Sqrt:
Mencari akar pangkat dua dari suatu bilangan. Sqrt(16)=4.
(Sqrt=Square Root)
Exp:
Untuk mencari eksponensial (exponential) dari suatu
bilangan. Contoh Exp dari 1 =2,72
Ln:
Mencari logaritma natural dari suatu bilangan.
(Ln=logarithma natural).
Pi :
Untuk memasukkan bilangan pi (3,1415926536)
Sin :
Untuk mencari Sinus dari suatu bilangan dalam satuan radian.
Bentuk umumnya adalah: Sin(angka)
Untuk mengkonversi kedalam derajat, maka harus ditambahkan
rumus:Sin(Angka/(180/Pi).
Cos:
Untuk mencari Cosinus dari suatu bilangan dalam satuan
radian.
Bentuk umumnya adalah : Cos(angka)
Untuk mengkonversi kedalam derajat maka harus ditambahkan
rumus:Cos(angka/(180/Pi)
Tan:
Turbo pascal tidak menyediakan perintah untuk mencari tangen
dari suatu bilangan. Tetapi dengan perintah Sinus dan Cosinus, maka Tangen dari
suatu bilangan dengan dicari dengan rumus : Tan=Sin(angka)/Cos(angka)
Arctan:
Untuk mencari Arctangen dari suatu bilangan.
ArcSin:
Sama dengan Tan, Turbo Pascal tidak menyediakan perintah
untuk mencari Arcsinus dari suatu bilangan. Tetapi dengan adanya perintah
Arctan, Sqr dan Sqrt, maka ArcSin dari suatu bilangan dapat dicari dengan rumus
: ArcSin(x)=ArcTan(x/Sqrt (1-Sqr(x))), dimana x adalah bilangan Real.
ArcCos:
Turbo pascal tidak menyediakan ArcCos.Rumusnya adalah :
ArcCos(x)=ArcTan(sqrt(1-sqr(x)) /x), dimana x adalah bilangan Real.
Abs: http://beststimik.blogspot.com/…
KEMUDIAN STATEMEN-STATEMEN DALAM PASCAL
Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal.
Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata
cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END. Akhir dari setiap
statemen diakhiri dengan titik koma(;). Statemenstatemen dalam bahasa Pascal
terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan
sebagai perintah standar Turbo Pascal.
1. Statemen-statemen yang digunakan untuk input/output
1.1. READ/READLN(prosedur)
Digunakan untuk memasukkan (input) data lewat keyboard ke
dalam suatu variabel.
Sintaks: READ/READLN(V);
Keterangan :
V = variabel.
READ = pada statemen ini posisi kursor tidak pindah ke baris
selanjutnya.
READLN = pada statemen ini posisi kursor akan pindah ke
baris selanjutnya setelah di input.
1.2. READKEY(fungsi)
Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Tipe data
yang dihasilkan adalah
char.
Sintaks: READKEY;
1.3. WRITE/WRITELN(prosedur)
Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variabel di
layar.
Sintaks: WRITE/WRITELN(V);
Keterangan :
V = variabel.
WRITE/WRITELN = sama dengan READ/READLN.
2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak
di layer
2.1. CLRSCR(prosedur)
Digunakan untuk membersihkan layar.
sintaks: CLRSCR;
2.2. GOTOXY(prosedur)
Untuk menempatkan posisi kursor pada layar.
Sintaks: GOTOXY(X, Y: Byte);
Keterangan :
X = sumbu X (posisi horisontal), Y = sumbu Y (posisi
vertikal)
2.3. DELLINE(prosedur)
Untuk menghapus sebuah baris pada posisi kursor dan
menaikkan baris-baris
dibawahnya.
Sintaks: DELLINE;
2.4. INSLINE(prosedur)
Untuk menyisipkan sebuah baris pada posisi kursor dan
menggeser kebawah tampilantampilan
baris dibawahnya.
Sintaks: INSLINE;
2.5. DELAY(prosedur)
Untuk menghentikan sejenak proses program.
Sintaks: DELAY(MS: Word);
Keterangan : MS = ukuran waktu dalam milisecond.
3. Statemen yang digunakan untuk memanipulasi string
3.1. CONCAT(fungsi)
Untuk menggabungkan 2 atau beberapa variabel string.
Sintaks: CONCAT(s1 [,s2,…,sn]: String) : STRING;
contoh: CONCAT(‘ABC’,’DEF’) { ABCDEF }
3.2. COPY(fungsi)
Mengambil satu(1) atau beberapa karakter dari sebuah string.
Sintaks: COPY(S,Index,Count) : String;
Keterangan :
S = sebuah string (string).
Index = posisi awal kita akan mengambil beberapa karakter
(integer)
Count = banyaknya karakter yang akan diambil (integer).
3.3. DELETE(prosedur)
Menghapus sebagian karakter dari sebuah string.
Sintaks: DELETE(S,Index,Count);
Keterangan : sama dengan statemen COPY.
3.4. INSERT(prosedur)
Menyisipkan satu(1) atau beberapa karakter ke dalam sebuah
string.
Sintaks: INSERT(Source,var S,Index);
Keterangan :
Source = sumber string untuk disisipi (string)
var S = string tujuan yang akan disisipi oleh string Source
(string)
Index = posisi mulai (integer).
3.5. LENGTH(fungsi)
Memberikan nilai panjang dari suatu string (jumlah
karakterdalam string).
Sintaks: LENGTH(S);
Keterangan :
S = string
LENGTH(S) menghasilkan nilai integer.
3.6. POS(fungsi)
Mencari posisi sebuah bagian string (substring) didalam
sebuah string.
Sintaks: POS(Substr,S); {menghasilkan nilai Byte}
Keterangan :
Substr = substring yang akan dicari posisinya di dalam
sebuah string S. Bila
bernilai 0 berarti nilai string yang dicari tidak ada.
3.7. STR(prosedur)
Merubah nilai numerik ke dalam nilai string.
Sintaks: STR(N,S);
Keterangan :
N = data tipe integer,
S = data tipe string.
3.8. VAL(prosedur)
Merubah nilai string ke dalam nilai numerik.
Sintaks: VAL(S,N,P);
16
Keterangan :
S = nilai string,
N = nilai real,
P = posisi salah.
Nilai string harus berisi angka, plus atau minus, bila tidak
berarti kesalahan dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh variabel posisi
salah. Jika benar, maka nilai variabel tsb = 0 (nol).
3.9. UPCASE(fungsi)
Memberikan huruf kapital dari argumen.
Sintaks: UPCASE(S);
Keterangan :
S = variabel bertipe karakter.
4. Statemen-statemen untuk perhitungan aritmatik
4.1. ABS(fungsi)
Memberikan nilai mutlak dari suatu argumen.
Sintaks: ABS(x);
4.2. ARCTAN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi arctangent dari perhitungan
goniometri.
Sintaks: ARCTAN(x);
Dimana x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasil
kan nilai bertipe real.
4.3. COS(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Cosinus.
Sintaks: COS(x);
4.4. EXP(fungsi)
Menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan alam),
yaitu sebesar x.
Sintaks: EXP(x);
x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan
nilai bertipe real.
4.5. FRAC(fungsi)
Untuk mendapatkan nilai pecahan dari suatu bilangan.
Sintaks: FRAC(x);
Tipe dari x sama seperti yang diatas.
4.6. INT(fungsi)
Memberikan nilai integer (bilangan bulat) dari suatu
variabel dengan membuang bilangan
di belakang koma.
Sintaks: INT(X);
4.7. LN(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam (natural
logarithm) dari nilai x.
Sintaks: LN(x);
4.8. SIN(fungsi)
Memberikan nilai dari fungsi Sinus.
Sintaks: SIN(x);
4.9. SQR(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari suatu
bilangan.
Sintaks: SQR(x);
Tipe dari x bisa berupa real maupun integer. Dan hasilnya
akan sama dengan tipedari x.
4.10. SQRT(fungsi)
Digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan.
5. Statemen-statemen untuk transfer nilai dari suatu
variable
5.1. CHR(fungsi)
Merubah nilai dari byte ke bentuk karakter yang sesuai
dengan kode ASCII.
Sintaks: CHR(x);
Keterangan : x bertipe byte
contoh : WRITELN(CHR(61);
hasilnya : a
5.2. ORD(fungsi)
Merubah nilai suatu variabel dari bentuk karakter ke bentuk
longint.
Sintaks: ORD(X);
Keterangan : x bertipe char
contoh : WRITELN(ORD(‘B’);
hasilnya : 42
5.3. ROUND(fungsi)
Membulatkan data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: ROUND(X);
Keterangan : Jika nilai pecahan < 0,5 maka dibulatkan
kebawah.
Jika nilai pecahan > 0,5 maka dibulatkan keatas.
contoh : WRITELN(’10/3 dibulatkan = ‘,ROUND(10/3));
hasilnya : 10/3 dibulatkan = 3
5.4. TRUNC(fungsi)
Membulatkan kebawah data tipe real ke data tipe longint.
Sintaks: TRUNC(X);
contoh :
WRITELN(’20/3 dibulatkan kebawah = ‘,TRUNC(20/3));
hasilnya : 20/3 dibulatkan kebawah = 6
6. Statemen-statemen untuk memanipulasi data
6.1. PRED(fungsi)
Memberikan nilai sebelum nilai argumen dalam urutannya dalam
ASCII.
Sintaks: PRED(x);
6.2. SUCC(fungsi)
Memberikan nilai sesudah nilai argumen dalam urutannya dalam
ASCII.
Sintaks: SUCC(x);
6.3. INC(fungsi)
Menambah (increments) nilai suatu variabel.
Sintaks: INC(x,i); {i >= 1}
6.4. DEC(fungsi)
Mengurangi (decrements) nilai suatu variabel.
Sintaks: DEC(x,i); {i >=1}
7. Statemen-statemen tambahan (warna,suara dan window)
7.1. TEXTCOLOR(prosedur)
Untuk mengatur warna dari karakter-karakter di layar.
Sintaks: TEXTCOLOR(color : Byte);
Catatan : untuk pilihan warna lihat pada buku Turbo Pascal.
7.2. TEXTBACKGROUND(prosedur)
Untuk mengatur warna latar belakang dari karakter-karakter
dilayar.
Sintaks: TEXTBACKGROUND(Color : Byte);
7.3. WINDOW(prosedur)
Untuk membuat suatu jendela (window) yang terletak pada
layar.Sintaks: WINDOW(x1,x2,y1,y2 : Byte);x1,x2 = kordinat kiri atas dengan
nilai maksimal sesuai dengan mode layar. y1,y2 = kordinat kanan bawah dgn nilai
maksimal sesuai dengan mode layar.
7.4. TEXTMODE(prosedur)
Untuk mengatur lebar layar, 80 kolom atau 40 kolom.
Sintaks: TEXTMODE(Mode: Byte);
Default = C80
7.5. SOUND(prosedur)
Untuk mengaktifkan suara(beep) pada internal speaker.
Sintaks: SOUND(Hz : word);
Untuk mengnonaktifkannya, gunakan statemen NOSOUND.
Ciri Program Komputer:
Umumnya setiap program komputer memiliki ciri-ciri berikut
ini :
• dijalankan secara berurutan (sequence) dari atas ke bawah
(awal dan akhir)
• memiliki pernyataan bersyarat (IF …. Then, IF .. Then ..
Else…, Case… OF) dan
• memiliki pernyataan berulangan (For… Do, While….Do, Repeat
… Until)
Untuk membentuk ke tiga syarat tersebut program memiliki
tahap-tahap :
• Input
• Proses
• Output
Sistem Kerja Komputer Sistem Kerja Program
Anda perhatikan kembali modul I hal 1, diagram alir (flow
chart) menjumlahkan dua buah bilangan seperti gambar di bawah ini :
Program Menjumlahkan(A,B);
Var
A, B : Integer;
Begin
A:=5;
B:=15;
C:=A+B;
Writeln(C);
End.
Komentar
Posting Komentar